Tampilkan postingan dengan label My feel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My feel. Tampilkan semua postingan

Minggu, April 22

Menjaga Hati

Tak mudah untuk terus berkomitmen
Tak mudah untuk tak lengah dengan keadaan ini
Tak mudah untuk tak tergoyah dengan segala perhatian mu

Ku sadari hati ini hanyalah sebuah karang
Yang akan terkikis oleh derasnya ombak yang menghantam

Tapi aku tak ingin karang ini terkikis dengan cepatnya
Karena ku takut perhatianmu hanyalah sesaat
Aku tak ingin terlena terlalu jauh dengan segala sikapmu

Aku ingin terus menjaga hati ini
Hingga saatnya tiba
Hingga karang pun tak mudah terkikis dengan derasnya ombak
Tetapi yang ada hanyalah nyanyian ombak yang menemani karang ini

Tak akan ada yang pernah tahu kapan nyanyian itu akan dimulai
Tak ada yang tahu kapan saatnya
Apakah saat sang Raja yang muncul di pagi hari
ATAU
Apakah saat sang Ratu muncul di gelapnya malam
Yang tahu hanyalah Sang Pencipta

Sang Pencipta yang terus menemaniku menjalani hidup ini
SangPencipta yang terus menuntunku untuk menjaga hati ini 
Hingga lantunan lagu pun tiba menemani

Sabtu, Maret 10

Ada banyak cara menikmati sepotong kehidupan saat kalian sedang tertikam belati sedih. 
Salah satunya dengan menerjemahkan bayak hal yang menghiasi dunia dengan cara tak lazim. 
Saat melihat gumpalan awan di angkasa. 
Saat menyimak wajah-wajah lelah pulang kerja.
Saat menyimak tampias air yang membuat bekas di langit-langit kamar.
Dengan pemahaman secara berbeda pula, maka kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda pula. 
Memberikan kebahagiaan utuh-yang jarang disadari-atas makna detik demi detik kehidupan.
Sunset bersama Rosie _Tere Liye_

Jumat, Januari 6

Quotes for Today

Ketika kehidupan memberi kita seribu alasan untuk menangis, tunjukkan bahwa kita mempunyai sejuta alasan tersenyum. Nikmati setiap detik waktu dan akhiri kelelahan hari ini dengan keikhlasan

Minggu, November 13

Terlintas

Ini hanyalah sebuah pemikiran yang terlintas di benakku karena pernyataan seseorang
karena dia cowok dia merasakan syndrom di umur 25 tahun, dia mulai berfikir tentang pernikahan
dulu aq berfikir bahwa cowok baru mikir serius untuk ke jenjang pernikahan di umur 27-30 tahun
dan alasana dari kebanyakan cowok ingin menikah pada rentang umur segitu karena alasan dia ingin maapan terlebih dahulu dan menggapai apa yang mereka inginkan

sedangakan, cowok yang menikah di bawah umur 25 tahun atau menikah muda lah sebutannya itu, alasan mereka adalah untuk menghindari zina dan menikah adalah perintah agama(itu pasti) dan rezeki pun akan bertambah. tapi kalau saya pribadi lihat keadaan realistis dulu cie, kalau memamng tu cowok udah punya pekerjaan tetap lah paling ga, walaupun belum mapan ga apa2lah nikah muda, tapi kalau belum kerja dan hidup pun masih kadang minta orang tua mending ga usah nikah dulu dech
hehe



tapi kini ada satu pemikiran seorang cowok yang emmbuat saya berfikir bener juga ya kata ne cowok. dy berfikir untuk menikah di umur seperempat abad ne. kenapa? dengan alasan yang realistis , yaitu kini di umur dia yang 25 tahun dia sudah punya pekerjaan yang bisa dibilang tetap dan dia pun tahu langkah apa yang akan diambil untuk maju ke tahap selanjutnya, apalgi pekerjaan itu sesuia dengan passion dya. selain itu dia ingin menemukan pasangan yang pas untuk dirinya dimana wanita itu bisa menerima dia apa adanya, di saat dia meniti karier saat ini, istilahnya c, menemani ne cowok hingga sukses. karena dia memiliki sebuah ketakutan kalau nanti dia berniat untuk menikah pada umur  27-30 (saat dia telah mapan), bisa aja wanita yang ingin bersama dia adalah wanita yang menirma dia karena apa adanya


dan dengan alasan yang demikian, aq pun berfikir BAGUS..tapi masalahnya saya bukanlah pria yang dapat berfikir demikian. kalaupun saya berfikir  demikian, saya bisa dibilang perawan tua ma temen2, walaupun kini bnayak wanita karier yang menikah pada umur diatas 26 tahun ya seperti pria pada umumnya menikah pada umur 27-20 tahun. tapi jujur saya sendiri kerap kali memiliki keinginan untuk menikah muda, tetapi melihat keadaan  secara realistis itu tidak mungkin. mau nikah diatas 25 tahun,  takut ketuaan. jadi bingung sendiri kan?
dan saya pun berfikir,  apakah seorang wanita akan mengalami sindrom umur semperempat abad?
dan saya pun bertanya tanya apakah saya bisa menghadapi syndrom tersebut dengan baik?
apakah saya akan tahu jalan yang akan saya tempuh nantinya?
saya pun tidak  tahu hingga sekarang, pikiran  saya masih ngawur kayak nya klau ngomongin nikah
tapi kalau ngomongin saya ingin menjadi sosok istri atau ibu seperti apakah mungkin saya bisa menjawab?
heheh
semua ini hanyalah fikiran saya setelah percakapan dengan  cowok itu
yang pasti karena dia, saya jadi belajar lebih banyak tentang kehidupan ini
hidup ini keras
hidup ini harus bisa memilih, diaman qta harus menjadi idealis  atau realistis
hidup ini harus terencana karena kalau ga qt bs hancur atau ga bahagia
dan hidup ini harus selalu ikut dengan petunjuk-Nya
dan saya pun cuma berfikir, saat saya mengalami sindrom semprempat abad ini saya harus sudah berda di dekat-Nya selalu karena hanya dialah yang bisa memnentukann jalan hidup saya
thanx for God and him
love u all

Jumat, Oktober 28

Tengah Kegiatan

Sesuai dengan judul blog  ini
Di tengah kegiatan saya, di tengah membaca jurnal yang isinya bahasa alien semua (Alias bahasa inggris) yang sulitt kucerna saat mebacanya hanya 1 kali
dan aq pun harus membacanya berulang kali

Berulang kali pun kadang masih ga ngerti
hehehe
sumpah lagi mellow banget gw
efek membaca novel
dari 3 novel yang gw baca 2 novel diantaranya isinya melankolis bgt and its influence me

hanya 1 novel yang memberi suatu  semangat
hehehe
novelnya Dewi Lestari "Madre"
disitu,  i find something
nahasa sastra yang indah
yang bagus n make feel comfortable

hehe
n coz im read some novel,, i want find love but not make me melancholic
i  want be a strong women
n not always cry

hehehh
galau?mayeb?
but i dont like everyone say that to me
gw ga galau,,
cm disini gw lagi mencari ke arah aman gw hidup dan akan menjadi apa gw selanjutnya
only its

Jumat, Oktober 21

Suatu Renungan di Malam Hari Part 3

kali ini saya bakal ngomongin sedikit tentang “NIKAH MUDA”
Kenapa bahasan saya tentang nikah muda?  Itu semua berawal dari fenomena yang saya lihat dari seorang ibu muda dan berakhir dengan obrolan saya dengan si kakak tentang nikah muda. hehehe jadi malu saya(aneh gesty)

Sekarang saya ceritain dlu ne, fenomena apa yang saya lihat kemarin siang. Kemarin siang, saya bermaksud ke  bogor kota(kesannya  dramaga pedalaman bgt ya) untuk melamar pekerjaan sebagai guru bimbel (mudah2an diterima). Otomatis sperti biasa saya langsung naik angkot kampus dalam ke arah laladon. Selang beberapa menit setelah saya naik angkot, datanglah 2 penumpang baru yaitu 2 ibu muda yang sedang menggendong anaknya.  Ibu muda A membawa bayi merah dimana ukuran si bayi kecil banget, paling 2,5 kg.  Terus ibu muda B yang membawa bayi usianya kira-kira 3 bulan dan anak kecil yang usianya kira-kira 2,5 tahun.

Hal yang sangat saya sayangkan dari kedua ibu muda ini  adalah rasa perhatian mereka kepada anak-anak mereka sendiri apalgi itu  adalah darah daginng mereka. Mengapa  saya bilang demikian, karena  saya melihat ibu muda A menggendong anaknya dengan  cara  yang menurut  sepengetahuan saya tidak benar. Apalagi bayi tersebut masih baayi merah yang artinya umurnya belum genap sebulan. Ibu itu menggendong bayinya dengan posisi tangan kanan bayi di belakang punggung si ibu. Hal tersebut bisa menyebabkan badan bayi menjadi sakit. Selain itu, setahu saya kalau bayi merah sebaiknya tubuh bayi digedong dulu (istilah kasarnya sih dibungkus dengan kain). Konon tujuannya biar anaknya kalau tidur bisa lama dan tenang. Kan kalau bayi tidurnya ga tenang, bisa-bisa jatuh dari tempat tidur. Kedua, kemarin si Ibu tidak membawa bantal, jadi bayi tidur di tangannya si ibu. Nah, kalau ga salah, ibu saya pernah bilang kan tangan kita panas ti kalau bayinya tidur di tangan kasihan, bayinya kepanasan dan nantinya di belakang kepala sulit tumbuh rambut. Dan yang ketiga, bayi itu menggunakan baju pendek, mana si ibu duduknya di dekat jendela, saya takutnya si bayi itu masuk angin. Sayang sekali bayinya. Saya juga ga habis fikir dengan sikap si ibu yang menurut saya acuh dengan keadaan bayinya.

Tidak hanya ibu muda A yang bersikap demikian, tetapi ibu muda B juga seperti. Anak ibu muda B yang berusia kurang lebih 2,5 tahun tersebut tertidur di angkot dengan posisi yang menurut saya bisa membuat leher si anak sakit. Tapi entah ibunyaa ga tahu atau ga mw tahu, dia membiarkan saja anaknya dengaan posisi seperti itu.

itulah 2  fenomena yaang saya lihat kemarin siang. Dan bisa saya perkirakan bahwa kedua ibu muda tersebut usianya tidak terlalu beda dengan usia saya yaitu sekitar 20 tahun. Dan kemaarin terlintas dalam pikiran saya adalah “Mereka bukanlah ibu yang bertanggung jawab”. Mungkin terlalu kasar, ya itulah emosi saya.  Karena saya berfikir, kalau mereka telah memutuskan untuk menikah muda, otomatis mereka harus berani untuk mempunyai anak dan harus bisa bertanggung jawab dengan anaknya. Dan kalau mereka tidak mampu bertanggung jawab terhadap anaknya sama saja dia menyia-nyiakan anugerah Allah SWT. Kasarnya si seperti itu. Saya pun berfikir mungkin mereka bersikap seperti itu karena tingkat pendidikan mereka yaang tidak cukup tinggi. Tapi apakah seoraang wanita tidaak memiliki rasa sayang yang lebih untuk anaknya sendiri, darah dagingnya sendiri. Dan sayaikan penal bisa mengatakan kedua ibu itu cukup egois, mereka mengguanakn gelang-gelaang seperti anak-anka funky lainnya dengaan akta lain mereka memperhatikan penampilan mereka tetapi mereka tidak memperhatikan anak mereka.

Contohnya ibu saya sendiri, ibu saya tidak mengenyam pendidikan yang cukup tinggi, tapi ibu saya sangat memperhatikan anak2nya karena saya melihat sendiri bagaimana ibu saya mengurus adik saya yang paling kecil. Ibu saya ga akan bisa makan kalau anaknya belum makan, walaupun adik saya sulit makan, dia bahakan akan memaksa adik saya makan, mungkin caranya agak gman gtu, tapi satu hal yang sya tahu ibu saya ingin anaknya sehat dan tidak sakit.

Tapi berbeda dengan kedua ibu tadi, mereka terlihat tidak perhatian dengan anaknya sendiri. Terus apa hubungannya dengan nikah muda? Kalau saya berfiki nikah pada usia muda adalah suatu keputusan yang sulit sekali diambil (menurut saya loh). Kenapa, karena kalau kita sudah berani memtuskan hal tersbut kita harus yakin bahwa kita harus bertanggung jawab atas semua hal yang akan terjadi. Pernikahan itu ga cuma ngomongin masalah kesiapan lahir dan batin. Mungkin hati  ini mengatakan siap tetapi, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi kemudian hari. Bisa  aj,  tiba-tiba suami kita di PHK disaat istri sedang hamil, sedangkan keluarga tersebut belum punya tabungan sepersen pun. Otomatis itu akan menjadi suatu masalah yang cukup besar.

Saya tahu, bahwa tujuan nikah muda  adalah menghindari zina. Tapi bukan berarti banyak orang bisa mengambil  keputusan nikah muda  karena hal itu saja. Pernikahan itu memerlukan banyak kesiapan batin, lahir secara materi. Ga mungkin kan kalian menafkahi istri kalian hanya dengan cinta pastilah dengan materi alias uang. Jadi , kalau niat nikah muda, harus sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari sehingga tidak akan menyusahkan orang lain. Selain itu, dari kedu belah pihak juga sudah harus bisa menyadari tanggung jawab yang akan mereka tanggung seperti masalah pangan, sandang, pangan serta masa depan anaknya kelak. Jadi, kalau mw nikah muda, kalian tu jang menjalani cma karena dasar cinta kepada sesama tetapi menyadari bahwa itu atas dasar perintah agama, atas rasa cinta terhadap Allah SWT , dan menciptakan kehidupan yang lebih baik lagi yang sakinah, mawadah dan warahmah.

saya pribadi tidak menolak sepenuhnya tentang nikah muda, tapi sayang sekali apabila seseorang menikah muda kalau mereka belum siap sepenuhnya dan kondisi pun tidak mendukung.  Karena hal tersebut, bisa mendzalimi  orang di sekitar kita  termasuk anak kita nantinya. so, Jangan terlalu memaksakanlah, alihkan saja perhatian itu sejenak ke arah yang mungkin lebih baik dengan cara belajar banyak hal yang nantinya dapat berguna di saat kehidupan berumah tangga.

Dan kakak pun mengatakan sesuatu kepada saya: “Oleh karen itu, kalu ada yang bilang mengapa seorang wanita ga perlu  pendidikan yang tinggi, itu tidak sepenuhnya benar, karena dengan pendidikan yang dia miliki dia akan mampu mengurus anak2nya dengan baik, dia bisa memandang suatu masalah dari banyak sudut pandang, dan bisa mengajari anaknya banyak hal. 

dan saya pribadi pun bersyukur, Allah telaah memberi saya  kesempatan untuk bisa mengenyam pendidikan yaang lebih tinggi karena saya pun akan berfikir bagaimana saya bisa mnegurus anak saya dengan baik, dengaan landsan agama yang kuat dan pendidikan moral yang baik,

Suatu Renungan di Malam Hari Part 2

Lanjut lagi ahh nulisnya, ditulis pake part-part soalnya kalau dijadiin satu cerita pasti panjang baget ti yang mw baca juga udah malas (kayak ada yang mw baca aja ges)hehehe
Kalau di part 1 saya ngomongin tentang talent, di part 2 ne saya cm akan bercerita sedikit tentang idealis . Saya ingat banget kata-kata si kakak
Kita berfikir idealis bukan karena keinginan dari  dalam hati kita, tapi lingkungan sekitar kita lah yang membuat kita harus berfikir menjadi seorang yang idealis
Malam itu si kakak mengambil contoh dirinya sendiri, dia adalah seoraang mahasiswa jurusan teknik pertanian hampir selama 5 tahun (ambil S2 juga), sehingga dia pun berfikir nantinya dia bekerja paling ga  di bidang teknik pertanian karena lingkungan TEP lah yang membuat dia berfikir seperti itu. Tapi di hati dia, dis suka membuat film.
ada  juga kata-kata si kaka kurang lebih seperti ini
Ada kalanya kita harus berfikir  idealis, ada kalanya qta hrus berfikir realistis itu tergantung situasinya seperti apa
Salah satu contoh yang diceritakan si kakak adalah:
Seyogyanya seorang mahasiswa yang telah lulus paling ga dia mengabdi terlebih dahulu terhadap negara, sebagai balas jasa karena negara telah membatu biaya pendidikan kita di universitas, karena ga enak pinter sendiri itu, lagian di Alquran Surat Ar-Radu ayat 11 (kalau ga salah ya) suatu negara bisa diubah karena kaumnya sendiri yang mengubah
so, kalau mw  negeri  ini  menjadi ngeri yang lebih baik dari segi moral dan kesejahteraan ya kit lah mahasiswa yang harus turut mengubah negeri ini, paling ga memberi pengetahuan yang kita miliki ke orang-orang di sekitar qta
satu hal yang ingin saya katakan: Saya bangga berada di universitas ini karena di sini saya  banyak belajar tentang kehidupan baik dari segi agama maupun budaya. dan harapan saya adalah teman-teman saya yang berasal dari daerah bisa mengabdi untuk daerahnya segi daerahnya menjadi lebih baik
Aminn

Suatu Renungan di Malam Hari Part 1


Ga tw kenapa, kemarin malam adalah malam yang membuat saya berfikir keras karena suatu hal yang ga pernah saya pikirkan sebelumnya. Pikiran saya ini muncul karena pembicaraan saya dengan salah satu teman saya tentang suatu pikiran idealis, talent, nikah muda, dan nasib negeri ini. Rasanya pembicaraan tersebut sangat berat menurut saya pagi ini. Tapi saya pun bingung knpa saya membicarakan itu semua, padahal saya adalah orang yang tidak terlalu suka dengan dunia politik. Karena menurut saya dunia politik terlalu rumit untuk dipahami, apalgi klau udah ngomongin keadaan negeri ini, kayaknya ga ada habisnya. Sehingga kerap kali saya berfikir, mikirin diri aja belum bener sok-sokan mikirin keadaan negeri ini. Dan saya pun berfikir, setiap orang sudah memiliki tugasnya masing-masing di dunia ini.

Pembicaraan malam itu pun dimulai di sebuah kantor (read:Ditmawa) ngomongin masalah  pekerjaan saya di suatu organisasi, saat itu saya cerita kalau saya ngerasa belum punya banyak pengalaman  di dunia. Bahkan saya pun blang nyesel baru tw segala sesuatu tentang suatu kegiatan atau lomba-lomba yang bagus ya di tingkat akhir saya kuliah ini. Udah 3 tahun saya di organisasi tersebut dan berada pada divisi yang saa tapi saya merasa belum punya banyak keahlian di bidang divisi tersebut. salah satu contohnya adalah design, mpe sekarang saya blm bisa design yang bagus, ujung2nya photoscape tu ujuga bru di tingkat akhir saya berani coba karena saya suka edit2 foto saya dengan fashion style saya (alias narsis c hehehe). Tapi dalam pembicaraan itu, si kakak mengajarkan sesuatu yang sebenarnya saya pun sdah bnyak dengar tpi entah kenapa malam itu, omongan itu kena bgt ke saya.
Jangan pernah tergantung ma orang lain
Dan jangan pernah berharap lebih dengan orang lain apalgi ga pasti sifatnya
Kita harus bisa mandiri melakukan sesuatu terutama cw
dan karena pembicaraan itu pun saya berfikir  “GW GA BOLEH KALAH MA KEADAAN”
dari dulu saya memamng pgn bgt belajar design and movie maker tapi ga bisa2 karena ga ada yang ngajarin, 3 tahun di divisi tersebut sibuk dengan masalah administrasi yang akhirnya membuat saya ada di posisi ini sekarang. Tidak menyesal juga c, karena kalau saya ga berada di posisi ini, pengalaman saya ga kan bertambah bahkan mungkin saya akan menghabiskan waktu saya dengan hal hal yang tidak membuahkan hasil. Dulu setiap mw belajar tentang design dan movie maker pasti orang yang mw ngajarin sibuk dengan pekerjaan lain. Akhirnya saya a bisa2 dech, tapi itu salah saya juga c karena terlalu berharap dengan mereka dan keinginan saya pun tidak terlalu kuat seperti sekarang.

Kenapa keinginan saya  kuat?itu karena suatu hal yang membuat saya agak bete dengan sebuah kalimat: “Ges ternyata lw workholic juga  ya” dan entah kenapa distu saya merasa diremehkan.
dan kini saya pun berfikir gmana caranya bisa mengerjkan segala sesuatunya tanpa harus minta tolong ma orang (buka berarti saya bersikap individualis ya)
tapi satu hal yang  bisa saya ambil dari cuplikan pembicaraan tadi malam adalah
jangan berharap apapun terhadap orang lain
dan mumpung saya masih punya waktu sebagai mahasiswa, saya harus belajar dari sekarang ini terutama hal2 yang menarik untuk saya dari design, movie maker n blog.
so„ mumupung masih muda kita harus punya banyak talent supaya ga nyusahin orang lain di sekitar kita. hehe

Senin, Juli 11

Lama Nian

lama sudah saya tidak mengupdate blog ne
karena kegiatan sya yg cukup padat atw gwnya yg ga bs ngatur waktu yaa
heheh jd ga enak
yang pasti say ingin menulis lg
ingin menuliskan kejadian apa saja yg membuat saya belajar banyak hal

Minggu, Januari 23

Miss Writing

Sangat kangen MENULISSSSSSSS di Blog qu ini
kangen bgt,bgt
Tapi kenapa masih belum ada waktu yang pas ya tuk menulis
banyak hal yang Pengen aq tuliskan dan aq share di sini
sangat kangennnn
kapan ya?
aq harap awal bulan ini aq bisa menulis lagi 
Miss u Blog

Jumat, November 26

Teringat kembali






Tepatnya baru beberapa jam yang lalu, gw chat dengan seseorang yang sangat berarti sekali bwt gw bahkan mpe sekarang. I dont know, but every i chat with him, i miss him. Padahal kejadiannya udah lama bgt, hmpir 3 tahun yang lalu dan gw udh berusaha bwt lupain dya. Berusaha tuk mencoba suka ma orang lain. Tapi ga bs sesayang gw ma dy dulu. Mudah melupakan orang lain tapi ga mudah untuk melupakan dia sampe sekarang. Apapun momentnya, gw ga tw knp gw bs selalu inget ma dy, dr hal yg pling sepele yaitu HP Soner w810i tipe walkman, dan setiap gw liat agri mart. gw selalu inget dya.
For me, he is different.only him that make me change if im wrong. gw heran, gw selalu bs nurut ma dya. n dy bisa manjain gw. im always remember it. Tapi memang sayang dy pada saat itu hanya menyukai orang lain, and seperti lagu ini di bawah ini. Taylor Swift-You Belong With Me

You're on the phone
With your girlfriend
She's upset
She's going off about
Something that you said
She doesn't get your humor
Like I do

I'm in my room
It's a typical tuesday night
I'm listening to the kind of music
She doesn't like
She'll never know your story
Like I do

But she wears short skirts
I wear t-shirts
She's cheer captain
And i'm on the bleachers
Dreaming about the day
When you wake up and find
That what you're looking for

Has been here the whole time

If you could see
That i'm the one
Who understands you
Been here all along
So why can't you
See you belong with me
You belong with me.

Walking the streets
With you and your worn out jeans
I can't help thinking
This is how it ought to be
Laughing on a park bench
Thinking to myself
Hey, isn't this easy?

And you've got a smile
That could light up this whole town
I haven't seen it in awhile
Since she brought you down
You say you're fine
I know you better than that
Hey whatchu doing
With a girl like that

She wears high heels
I wear sneakers
She's cheer captain
I'm on the bleachers
Dreaming about the day
When you wake up and find
That what you're looking for
Has been here the whole time

If you could see
That i'm the one
Who understands you
Been here all along
So why can't you
See you belong with me
Standing by and
Waiting at your backdoor
All this time
How could you not know
Baby
You belong with me
You belong with me.


Oh, I remember
You driving to my house
In the middle of the night
I'm the one who makes you laugh
When you know you're about to cry
And I know your favorite songs
And you tell me about your dreams
Think I know where you belong
Think I know it's with me

Can't you see
That i'm the one
Who understands
Been here all along
So why can't you see?
You belong with me.

Have you ever thought
Just maybe
You belong with me


dan sekarang udh berbeda, gw ga sedekat dulu ma dya. karena pada saat itu, gw yang minta dy tuk menjauh karen saat itu benar2 sakit. tpi bila kadang gw ingat dy, yang gw inginkan adlah mendengar suaranya saat dy telepon gw, saat dy bisa membuat gw tidur di saat gw sakit. Itu semua hal2 yg paling gw kangenin dr dya. im realy miss him so much. tpi gw juga hrus lihat kenytaan, bahwa semua itu ga kan bisa kembali. gw sadar gw ga akan bisa breng ma dya.
Gw terus belajar tuk meyakini bahwa
Tuhan telah menyiapkan pasangan untuk kita masing-masing yang akan ditunjukkanNya di waktu yang tepat dan suasana yang tepat bwt qta berdua. dan gw selalu berusaha belajar tuk percaya bahwa kenapa Tuhan ga kasih gw jodoh sekarang karena gw masih diberi kesempatan yang lebih banyak tuk bisa membahagiakan orang tua gw, temen-temen gw dan bisa bermanfaat bwt orang lain.

Thanx kmu udh pernah ad di halaman lembar kehidupan aq. karena kmu aq belajar bnyk hal tuk menjadi manusia yg lebih baik dan dewasa.aq berharap km akan segera menemukan jodohmu lebih cepat. aq ingin melihat kmu bahagia terlebih dahulu