Kamis, Januari 26
Senin, Januari 23
Jumat, Januari 6
Quotes for Today
Ketika kehidupan memberi kita seribu alasan untuk menangis, tunjukkan bahwa kita mempunyai sejuta alasan tersenyum. Nikmati setiap detik waktu dan akhiri kelelahan hari ini dengan keikhlasan
Senin, Januari 2
Hakikat Sejati Kebahagiaan
Hakikat itu berasal dari hati kau sendiri
Bagaimana kau membersihkan dan melapangkan hati, bertahun-tahun berlatih, bertahun-tahun belajar membuat hati lapang, lebih dalam dan lebih bersih.
Kita idak akan pernah merasakan kebahagiaan sejati dari kebahagiaan yang datang dari luar hati kita. Hadiah mendadak, kabar baik, keberuntungan, harta benda yang datang, pangkat, jabatan, semua itu tidak hakiki. Itu semua datang dari luar. Saat semua hilang, dengan cepat hilang pula kebahagiaan. Sebaliknya rasa sedih, kehilangan, kabar buruk, nasib buruk, itu semua juga datang dari luar. Saat semua itu datang dan hati kau dangkal, hati kau seketika keruh berkepanjangan.
Berbeda halnya jika kau punya mata air sendiri di dalam hati. Mata air dalam hati itu bersifat konkret. Mata air itu menjadi sumber kebahagiaan yang tidak terkira. Bahkan ketika musuh kau mendapatkan kesenangan, kau bisa ikut senang atas kabar baiknya, ikut berbahagia karena hati kau lapang dan dalam. Sementara orang-orang yang hatinya dangkal, sempit, tidak terlatih, bahkan ketika sahabat baiknya mendapatkan nasib baiknya, dia dengan segera iri hati dan gelisah.Padahal apa susahnya ikut senang.
Itulah hakikat sejati kebahagiaan. Ketika kau bisa membuat hati bagai danau dalam dengan sumber mata air sebening air mata. Memperolehnya tidak mudah, kau harus terbiasa dengan kehidupan bersahaja, sederhana dan apa adanya.Kau harus bekerja keras, sungguh-sungguh dan atas pilihan sendiri, memaksa hati untuk berubah.
Kalimat-kalimat ini hanyalah secuil dari sebuah makna yang saya baca dari sebuah buku yang menurut saya sangat bagus dan recomended. Dari buku itu, kita semua akan beljar banyak mengenai kebahagiaan, sosok seorang ayah, ibu dan kesederhanaan.
Buku itu berjudul "Ayahku (Bukan) Pembohong karya Tere-Liye"
Sabtu, Desember 10
The Last Year I am as assistant
Yes,,this is true
ini adalah tahun terakhir saya jadi asisten pratikum especially asisten biologi dasar
Semester ini saya jadi asisten pratikum 4 kelas
banyak banget kenangan selama semester ini
kesel,senyum,, tangis, tawa, bete ada semua di semester ini saya ngajar
but, honestly im very happy in this semester
i met many people and i feel i have new brother and sister
Kelas pertama, Senin 08.00-11.00 P14
Kelas kedua saya adalah P03
But,,sayang bgt saya pribadi ga punya foto bareng2 naq P03
cm,ada beberapa mahasiswa aj
sebenarnya c ada foto2 bareng2 tpi bukan gw yg foto :P
and then kelas ketiga saya adalah P11
Kelas paling gokil, i think
kamis,14.00-17.00
n the last class is P26
tapi sayang gw ga punya foto bareng2nya
yang ada malah foto2 ma kelompoknya
gw tampilin satu aja ya
coz di post selanjutnya gw bakal ceritain 4 kelas ini (kesan-kesan gw)
ini adalah tahun terakhir saya jadi asisten pratikum especially asisten biologi dasar
Semester ini saya jadi asisten pratikum 4 kelas
banyak banget kenangan selama semester ini
kesel,senyum,, tangis, tawa, bete ada semua di semester ini saya ngajar
but, honestly im very happy in this semester
i met many people and i feel i have new brother and sister
Kelas pertama, Senin 08.00-11.00 P14
Kelas kedua saya adalah P03
But,,sayang bgt saya pribadi ga punya foto bareng2 naq P03
cm,ada beberapa mahasiswa aj
sebenarnya c ada foto2 bareng2 tpi bukan gw yg foto :P
and then kelas ketiga saya adalah P11
Kelas paling gokil, i think
kamis,14.00-17.00
n the last class is P26
tapi sayang gw ga punya foto bareng2nya
yang ada malah foto2 ma kelompoknya
gw tampilin satu aja ya
coz di post selanjutnya gw bakal ceritain 4 kelas ini (kesan-kesan gw)
Senin, November 14
Minggu, November 13
Terlintas
Ini hanyalah sebuah pemikiran yang terlintas di benakku karena pernyataan seseorang
karena dia cowok dia merasakan syndrom di umur 25 tahun, dia mulai berfikir tentang pernikahan
dulu aq berfikir bahwa cowok baru mikir serius untuk ke jenjang pernikahan di umur 27-30 tahun
dan alasana dari kebanyakan cowok ingin menikah pada rentang umur segitu karena alasan dia ingin maapan terlebih dahulu dan menggapai apa yang mereka inginkan
sedangakan, cowok yang menikah di bawah umur 25 tahun atau menikah muda lah sebutannya itu, alasan mereka adalah untuk menghindari zina dan menikah adalah perintah agama(itu pasti) dan rezeki pun akan bertambah. tapi kalau saya pribadi lihat keadaan realistis dulu cie, kalau memamng tu cowok udah punya pekerjaan tetap lah paling ga, walaupun belum mapan ga apa2lah nikah muda, tapi kalau belum kerja dan hidup pun masih kadang minta orang tua mending ga usah nikah dulu dech
hehe
tapi kini ada satu pemikiran seorang cowok yang emmbuat saya berfikir bener juga ya kata ne cowok. dy berfikir untuk menikah di umur seperempat abad ne. kenapa? dengan alasan yang realistis , yaitu kini di umur dia yang 25 tahun dia sudah punya pekerjaan yang bisa dibilang tetap dan dia pun tahu langkah apa yang akan diambil untuk maju ke tahap selanjutnya, apalgi pekerjaan itu sesuia dengan passion dya. selain itu dia ingin menemukan pasangan yang pas untuk dirinya dimana wanita itu bisa menerima dia apa adanya, di saat dia meniti karier saat ini, istilahnya c, menemani ne cowok hingga sukses. karena dia memiliki sebuah ketakutan kalau nanti dia berniat untuk menikah pada umur 27-30 (saat dia telah mapan), bisa aja wanita yang ingin bersama dia adalah wanita yang menirma dia karena apa adanya
dan dengan alasan yang demikian, aq pun berfikir BAGUS..tapi masalahnya saya bukanlah pria yang dapat berfikir demikian. kalaupun saya berfikir demikian, saya bisa dibilang perawan tua ma temen2, walaupun kini bnayak wanita karier yang menikah pada umur diatas 26 tahun ya seperti pria pada umumnya menikah pada umur 27-20 tahun. tapi jujur saya sendiri kerap kali memiliki keinginan untuk menikah muda, tetapi melihat keadaan secara realistis itu tidak mungkin. mau nikah diatas 25 tahun, takut ketuaan. jadi bingung sendiri kan?
dan saya pun berfikir, apakah seorang wanita akan mengalami sindrom umur semperempat abad?
dan saya pun bertanya tanya apakah saya bisa menghadapi syndrom tersebut dengan baik?
apakah saya akan tahu jalan yang akan saya tempuh nantinya?
saya pun tidak tahu hingga sekarang, pikiran saya masih ngawur kayak nya klau ngomongin nikah
tapi kalau ngomongin saya ingin menjadi sosok istri atau ibu seperti apakah mungkin saya bisa menjawab?
heheh
semua ini hanyalah fikiran saya setelah percakapan dengan cowok itu
yang pasti karena dia, saya jadi belajar lebih banyak tentang kehidupan ini
hidup ini keras
hidup ini harus bisa memilih, diaman qta harus menjadi idealis atau realistis
hidup ini harus terencana karena kalau ga qt bs hancur atau ga bahagia
dan hidup ini harus selalu ikut dengan petunjuk-Nya
dan saya pun cuma berfikir, saat saya mengalami sindrom semprempat abad ini saya harus sudah berda di dekat-Nya selalu karena hanya dialah yang bisa memnentukann jalan hidup saya
thanx for God and him
love u all
karena dia cowok dia merasakan syndrom di umur 25 tahun, dia mulai berfikir tentang pernikahan
dulu aq berfikir bahwa cowok baru mikir serius untuk ke jenjang pernikahan di umur 27-30 tahun
dan alasana dari kebanyakan cowok ingin menikah pada rentang umur segitu karena alasan dia ingin maapan terlebih dahulu dan menggapai apa yang mereka inginkan
sedangakan, cowok yang menikah di bawah umur 25 tahun atau menikah muda lah sebutannya itu, alasan mereka adalah untuk menghindari zina dan menikah adalah perintah agama(itu pasti) dan rezeki pun akan bertambah. tapi kalau saya pribadi lihat keadaan realistis dulu cie, kalau memamng tu cowok udah punya pekerjaan tetap lah paling ga, walaupun belum mapan ga apa2lah nikah muda, tapi kalau belum kerja dan hidup pun masih kadang minta orang tua mending ga usah nikah dulu dech
hehe
tapi kini ada satu pemikiran seorang cowok yang emmbuat saya berfikir bener juga ya kata ne cowok. dy berfikir untuk menikah di umur seperempat abad ne. kenapa? dengan alasan yang realistis , yaitu kini di umur dia yang 25 tahun dia sudah punya pekerjaan yang bisa dibilang tetap dan dia pun tahu langkah apa yang akan diambil untuk maju ke tahap selanjutnya, apalgi pekerjaan itu sesuia dengan passion dya. selain itu dia ingin menemukan pasangan yang pas untuk dirinya dimana wanita itu bisa menerima dia apa adanya, di saat dia meniti karier saat ini, istilahnya c, menemani ne cowok hingga sukses. karena dia memiliki sebuah ketakutan kalau nanti dia berniat untuk menikah pada umur 27-30 (saat dia telah mapan), bisa aja wanita yang ingin bersama dia adalah wanita yang menirma dia karena apa adanya
dan dengan alasan yang demikian, aq pun berfikir BAGUS..tapi masalahnya saya bukanlah pria yang dapat berfikir demikian. kalaupun saya berfikir demikian, saya bisa dibilang perawan tua ma temen2, walaupun kini bnayak wanita karier yang menikah pada umur diatas 26 tahun ya seperti pria pada umumnya menikah pada umur 27-20 tahun. tapi jujur saya sendiri kerap kali memiliki keinginan untuk menikah muda, tetapi melihat keadaan secara realistis itu tidak mungkin. mau nikah diatas 25 tahun, takut ketuaan. jadi bingung sendiri kan?
dan saya pun berfikir, apakah seorang wanita akan mengalami sindrom umur semperempat abad?
dan saya pun bertanya tanya apakah saya bisa menghadapi syndrom tersebut dengan baik?
apakah saya akan tahu jalan yang akan saya tempuh nantinya?
saya pun tidak tahu hingga sekarang, pikiran saya masih ngawur kayak nya klau ngomongin nikah
tapi kalau ngomongin saya ingin menjadi sosok istri atau ibu seperti apakah mungkin saya bisa menjawab?
heheh
semua ini hanyalah fikiran saya setelah percakapan dengan cowok itu
yang pasti karena dia, saya jadi belajar lebih banyak tentang kehidupan ini
hidup ini keras
hidup ini harus bisa memilih, diaman qta harus menjadi idealis atau realistis
hidup ini harus terencana karena kalau ga qt bs hancur atau ga bahagia
dan hidup ini harus selalu ikut dengan petunjuk-Nya
dan saya pun cuma berfikir, saat saya mengalami sindrom semprempat abad ini saya harus sudah berda di dekat-Nya selalu karena hanya dialah yang bisa memnentukann jalan hidup saya
thanx for God and him
love u all
Langganan:
Postingan (Atom)




